Menangkap Pesan


Pesan yang disampaikan seseorang, seringkali tidak dalam bentuk yang jelas dan seringkali pula kita tidak dapat menangkap pesan tersebut. Hal ini seringkali terjadi pada diri saya sendiri.
Ada beberapa contoh penyampaian pesan ini. Cerita Pak Abunawas berikut ini mungkin merupakan sebahagian cara menyampaikan pesan tersebut

Pesan -1

Dalam kerumunan orang abunawas berseru… saya akan terbang..
karena mendengar seruan tersebut… makin banyak orang berkumpul untuk menyaksikan abunawas akan terbang..
Setelah sekian lama ditunggu, ternyata abunawas tidak terbang-terbang juga….dan orang-orang itupun mulai gusar.. dan bertanya dengan berteriak… .
“Ayo, kapan terbangnya.. ..?”
Setelah membentangkan tangannya, dengan enteng sang abunawas menjawab:
“Saya cuma bilang akan terbang, bukannya saya terbang”

dan kerumunan orang-orangpun kemudian bubar….
Nah tenyata dia …. cuma akan terbang, bukannya terbang

Pesan-2
Suatu kali saya pernah bercerita tentang “cerita ahli hisab” kepada beberapa orang teman :
Pada saat menjelang bulan ramadan, para ahli tidak sepakat menentukan kapan waktu yang mulainya ramadan, karena tidak bisa melihat bulan dan perhitungan tidak diakui…
akhirnya berkumpullah para ahli hisab, baik yang muda maupun yang tua…mereka mempunyai profesi utama yang berbeda-beda, ada yang dokter, engineer, arsitek dan lain-lain.
Setelah mengamati beberapa lama, tidak satupun yang melihat bulan…kecuali seorang yang sudah tua berambut putih…. Pak tua ini dengan senangnya berteriak “Aku melihat bulan”.
Merekapun terheran-heran… akan kehebatan pak tua ini…. kecuali satu orang yaitu sang dokter, kebetulan adalah dokter mata…
Dengan mendekati pak tua, dia berkata…”mari pak saya lihat mata bapak”
Setelah diperiksa, ternyata ada potongan rambut putih di mata pak tua tersebut.

Jadi bulannya emang belum muncul…

Ditengah cerita itu, seseorang masuk dan kemundian menyela.. ahli hisab itu ahli hitung-hitungan…

Apa masalahnya….?
Yang melakukan pekerjaan itu adalah ahli hisab (ahli hitung-hitungan)…seharusnya ahli rukyah…(yang memang ahli ngintip bulan)

jadi pesan apa yang hendak disampaikan…?

Kita harus cukup bijak untuk menangkap apa yang disampaikan kepada kita…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s