Semangat Sang Kodok


Ada sekelompok katak kecil yang mengadakan sebuah perlombaan. Tujuan dari perlombaan tersebut adalah guna mencapai puncak sebuah tower yang menjulang tinggi.

Massa yang membludak berkumpul mengelilingi tower untuk melihat perlombaan dan menyoraki para peserta.

Perlombaan pun dimulai. Jujur saja, tidak ada satu pun dari massa itu benar-benar meyakini bahwa katak-katak kecil itu dapat sampai pada puncak tower tersebut.

Di sana-sani berseliweran komentar-komentar bernada pesimistik seperti:

“Ah.. Jalannya terlalu rumit.”

“Mereka tidak akan pernah sampai ke puncak.”

“Tiada peluang bagi mereka untuk sukses. Towernya terlalu tinggi!”

Katak-katak mulai berjatuhan. Satu demi satu. Kecuali seekor katak yang dengan semagat terus mendaki, mendaki lebih tinggi dan tinggi.

Kerumunan massa bersorak, “Tiada satu pun katak yang akan mampu melakukannya.” Dan lebih banyak lagi katak-katak berjatuhan, kelelahan dan menyerah.

Namun ada satu katak yang melanjutkan mendaki terus lebih tinggi, lebih tinggi dan lebih tinggi. Nampaknya dalam kamus katak yang satu ini tidak ada kata menyerah!

Pada akhirnya setiap peserta menyerah tidak mampu mendaki tower. Kecuali katak kecil itu, setelah usaha keras, dialah satu-satunya yang dapat mendaki mencapai puncak!

Tentu katak-katak yang lain pengen tahu siapa katak yang satu ini yang mampu menuntaskan lomba hingga selesai!

Seekor kontestan bertanya kepada katak sang juara bagaimana ia mendapatkan kekuatan untuk sukses dan mencapai puncak.

Ternyata bahwa sang juara itu adalah seekor katak yang TULI!!!

Ada sekelompok katak kecil yang mengadakan sebuah perlombaan. Tujuan dari perlombaan tersebut adalah guna mencapai puncak sebuah tower yang menjulang tinggi.

Massa yang membludak berkumpul mengelilingi tower untuk melihat perlombaan dan menyoraki para peserta.

Perlombaan pun dimulai. Jujur saja, tidak ada satu pun dari massa itu benar-benar meyakini bahwa katak-katak kecil itu dapat sampai pada puncak tower tersebut.

Di sana-sani berseliweran komentar-komentar bernada pesimistik seperti:

“Ah.. Jalannya terlalu rumit.”

“Mereka tidak akan pernah sampai ke puncak.”

“Tiada peluang bagi mereka untuk sukses. Towernya terlalu tinggi!”

Katak-katak mulai berjatuhan. Satu demi satu. Kecuali seekor katak yang dengan semagat terus mendaki, mendaki lebih tinggi dan tinggi.

Kerumunan massa bersorak, “Tiada satu pun katak yang akan mampu melakukannya.” Dan lebih banyak lagi katak-katak berjatuhan, kelelahan dan menyerah.

Namun ada satu katak yang melanjutkan mendaki terus lebih tinggi, lebih tinggi dan lebih tinggi. Nampaknya dalam kamus katak yang satu ini tidak ada kata menyerah!

Pada akhirnya setiap peserta menyerah tidak mampu mendaki tower. Kecuali katak kecil itu, setelah usaha keras, dialah satu-satunya yang dapat mendaki mencapai puncak!

Tentu katak-katak yang lain pengen tahu siapa katak yang satu ini yang mampu menuntaskan lomba hingga selesai!

Seekor kontestan bertanya kepada katak sang juara bagaimana ia mendapatkan kekuatan untuk sukses dan mencapai puncak.

Ternyata bahwa sang juara itu adalah seekor katak yang TULI!!!
——–
Jadilah orang TULI tatkala orang-orang berkata kepada Anda bahwa Anda tidak akan mewujudkan mimpi-mimpi Anda! Senantiasalah berpikir: Tuhan mengizinkan Aku untuk dapat melakukan hal ini!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s