Pakai Lilin


Alkisah, tersebutlah sepasang pengantin yang baru menikah 4 bulan. Pada suatu malam si istri memeluk suami dengan nada manja seraya berkata:

“Sayang, aku sudah terlambat sebulan, tapi untuk memastikannya baiknya kita periksa ke dokter. tapi sebelum yakin sebaiknya kita rahasiakan dulu”

Si suami yang sangat gembira tu pun sepakat dengan istrinya untuk tidak memberitahu siapa pun tentang berita gembira ini sampai mereka benar-benar yakin.

Hari berikutnya, pasangan ini didatangi oleh petugas dari PLN karena
ternyata ada tunggakkan dalam pembayaran rekening listrik rumah mereka.

Pegawai PLN : “Betulkan ini rumahnya Pak Samad?”
Sang Istri : “Iya betul, saya ini istrinya. Ada apa pak?”

Pegawai PLN : “Nyonya, ini sudah terlambat sebulan”

Dengan nada terkejut, si istri itupun bertanya kembali kepada pegawai PLN itu.

Sang Istri : “APA??? Darimana bapak tahu kalau saya sudah terlambat satu bulan??? “

Pegawai PLN itupun menjawab dengan santainya;

Pegawai PLN : “Ala bagaimana nyonya ini, sekarang jaman teknologi, semua itu ada dalam komputer dan kita bisa check secara Online “

Kata-kata pegawai PLN itu makin membuat sang istri tambah heran.

Sang Istri : “Apaaa???? Saya terlambat sebulan pun bapak bisa tahuuu??? “

Pegawai PLN itupun berusaha menenangkan sang istri

Pegawai PLN : “Tenang nyonya, Nyonya baru terlambat satu bulan, ada lagi yang lebih parah sampai terlambat 5-6 bulan”

Dengan raut muka yang masih diliputi keheranan, si istri itupun berkata,

Sang Istri : “Baiklah, nanti saya sampaikan suami saya”

Pegawai PLN itupun akhirnya pergi

Keesokan harinya, diberi tahu oleh istrinya, Pak Samad marah besar, diapun minta ijin untuk tidak masuk kerja dan pergi ke tempat pembayaran PLN yang terdekat ..Tanpa menghiraukan banyak pegawai PLN di situ, diapun berteriak-teriak,

Pak Samad : “Bagaimana kalian ini, istri saya terlambat sebulan saja sudah kamu masukkan dalam internet. Apa kalian semua ini tak punya keluarga yang terlambat sebulan????!! Perusahaan apa iniii??

Kemudian pegawai PLN yang datang kerumah Pak Samad berdiri dan berusaha menenangkan suasana

Pegawai PLN : “Sabar pak, sabar pak, kan cuma terlambat satu bulan. Kalau bapak mau bayar, bayar saja”

Kata-kata pegawai PLN itu malah makin membuat Pak Samad marah.

Pak Samad : “Apaaa?? mau bayar kalian? tak mau …. “

Pegawai PLN : “Kalau begitu, kami saluran punya bapak akan kami putus…….. “

Pak Samad : “Apa??? diputus??? Wah kalau diputus, istri saya di rumah mau pakai apaaaaaa???”

Pegawai PLN : “Ya, nampaknya.. Istri bapak harus pakai lilin”

Pak Samad : “??????????????????? …………………”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s