Naik Bis Tingkat


Amin adalah orang kampung yang berkesempatan pergi ke ibukota Jakarta. Sebagai orang dari kampung, ia merasa bangga dapat pergi ke ibukota negara. Pada waktu itu di ibukota ada bus dua lantai. Karena tidak pernah melihat bis bertingkat seperti itu, Amin mengajak temannya untuk menaik bus tersebut.
Setelah antrian menunggu Aminpun berkesempatan naik bis tingkat dan mendapat tempat duduk di lantai atas. Amin merasa sangat kagum, ia melihat kebelakang, berbagai jenis kendaraan terlihat dibelakang. Iapun melihat kiri dan kanan, tampak gedung-gedung tinggi dan orang-orang sedang berjalan di trotoar.

Tiba-tiba Amin bergegas turun dari bus setelah ia melihat kebagian depan. Ia terlihat ketakutan. Seseorang bertanya kepada Amin : “Kenapa kamu turun dan tampak ketakutan seperti itu?”

Amin yang masih ketakutanpun menjawab : “Bus yang ada sopirnya saja bisa tabrakan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s